Kegiatan

Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di SMP IT Masjid Syuhada Tahun 2018


IMG-20180425-WA0001

Tuntunan syariat mengajarkan kepada kita bahwa sholat adalah tiang agama. Sebegitu pentingnya ibadah sholat, sampai-sampai timbangan amalan seseorang bergantung dari sholatnya. Jika sholatnya baik, maka diterimalah seluruh amalan orang tersebut. Sebaliknya, jika amalan sholat seseorang rusak, maka tertolaklah seluruh amalan orang itu. Karenanya, tidak patut rasanya jika seorang muslim memandang remeh perkara sholat yang hanya 5 kali dalam sehari.

Demikian salah satu petikan tausiyah yang disampaikan Bapak Arif Taba Nasuha dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan SMP IT Masjid Syuhada kemarin Selasa (17/4/2018). Acara tersebut dihelat di ruang utama Masjid Syuhada dan diikuti segenap guru dan siswa SMP IT Masjid Syuhada.

Acara peringatan Isra Mi’raj tersebut diawali dengan kegiatan sholat Dhuha berjamaah yang dilanjutkan dengan dzikir bersama. Selepas sholat, Bapak Arif Taba Nasuha menyampaikan tausiyahnya dengan tema Isra Mi’raj dan keutamaan ibadah sholat. Disebutkan bahwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra Mi’raj adalah sesuatu yang ajaib yang menggugah iman kita. Speerti yang telah kita ketahui bersama, dalam peristiwa tersebut, Nabi Muhammad SAW “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram (Makkah) menuju Masjidil Aqsa (Palestina) kemudian diangkat naik hingga menembus puncak langit tertinggi (Sidratul Muntaha) hanya dalam waktu semalam.

Dari peristiwa Isra Mi’raj, umat Islam mendapat perintah sholat 5 waktu. Perintah sholat inilah yang akan menjadi tiang agama, yang akan dihisab pertama kali di Hari Akhir. Sedemikian pentingnya ibadah sholat sehingga kita harus senantiasa menjaganya, lebih-lebih sholat berjamaah.

Selain itu, Bapak Arif Taba Nasuha juga berpesan agar kita senantiasa berlatih memperbanyak aktivitas sholat sunnah. Disebutkan bahwa sholat sunnah tersebut nantinya dapat menjadi ibadah tambahan yang menyempurnakan pahala ibadah wajib. Dengan begitu, sebagai muslim yang mengaku taat dan beriman pada Allah, hendaknya kita senantiasa menjaga amalan-amalan wajib dan berupaya menyempurnakannya dengan amalan-amalan sunnah. Sungguh ironis, jika perintah sholat yang hanya 5 kali dalam sehari ini terasa berat bagi kita.

IMG-20180425-WA0002

Setelah usai menyampaikan tausiyah, kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini dilanjutkan dengan diskusi kelompok. Para siswa dibagi ke dalam kelompok berisikan 4 orang. Para siswa diminta mendiskusikan beberapa pertanyaan seputar Isra Mi’raj dan ibadah sholat yang tersaji dalam sebuah lembar kerja. Selama kegiatan diskusi tersebut para siswa boleh saling bertanya atau berbagi pendapat dengan teman sekelompoknya. Setelah selesai, hasil diskusi dituliskan pada lembar kerja secara mandiri oleh setiap siswa.

Seusai diskusi kelompok, kegiatan peringatan Isra Mi’raj SMP IT Masjid Syuhada ditutup dengan doa bersama untuk kelas IX yang dipimpin oleh Bapak Arif Taba Nasuha. Setelahnya para siswa saling bersalam-salaman dengan guru dan para rekan siswa lainnya, lalu keluar masjid dengan tertib.

Iklan
Categories: Kegiatan | Tinggalkan komentar

Peringatan Harlah SMP IT Masjid Syuhada dan Class Meeting 2018


IMG-20180404-WA0003

SMP IT Masjid Syuhada mengadakan peringatan Harlah ke-14 kemarin Rabu (4/4/2018). Acara peringatan harlah SMP IT Masjid Syuhada tersebut diadakan sehari setelah kegiatan Penilaian Tengah Semester Genap. Dalam sesi pembukaan, Kepala SMP IT Masjid Syuhada, Meilani Noor Khasanah, menyampaikan harapannya semoga SMP IT Masjid Syuhada semakin berprestasi ke depannya dan dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan pendidikannya. Acara pembukaan Harlah SMP IT Masjid Syuhada itu ditutup dengan pelepasan burung sebagai ungkapan pembukaan acara secara simbolis.

Setelah acara pembukaan usai, acara dilanjutkan dengan kegiatan jalan sehat. Jalan sehat tersebut mengambil rute dari kompleks sekolah, tugu Jogja, Jalan Pangeran Mangkubumi, dan berakhir di GOR Kridosono. Kegiatan peringatan Harlah SMP IT Masjid Syuhada kali ini dilanjutkan dengan kegiatan class meeting.

IMG-20180404-WA0002

Class meeting yang dihelat di GOR Kridosono ini mempertandingkan dua cabang lomba, yaitu lomba bola tangan untuk siswa putri dan lomba futsal untuk siswa putra. Dalam perlombaan ini, para siswa yang bertanding di arena tampak sangat ambisius untuk memenangkan pertandingan. Suporter masing-masing kelas yang memadati tribun juga tak kalah riuh meneriakkan sorak-sorai demi menyemangati rekan-rekannya yang lain yang berlaga di arena.

Untuk cabang lomba bola tangan, kelas IX B berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan kelas VIII C dengan skor telak 4-0. Sedangkan untuk cabang futsal, kelas IX A berhasil menyabet gelar juara setelah di partai final mengandaskan perlawanan kelas VII B dengan skor 3-1.

Kegiatan peringatan Harlah sekaligus class meeting SMP IT Masjid Syuhada berakhir jelang Dzuhur. Meski wajah-wajah siswa tampak lelah seusai kegiatan, mereka tetap ceria dan antusias mengikuti rangakain kegiatan hari itu. Menang-kalah adalah persoalan biasa—karena muara dari kegiatan tersebut adalah meningkatnya solidaritas dan hubungan kekeluargaan antar warga sekolah SMP IT Masjid Syuhada. Seusai acara, para siswa dan guru pendamping berjalan beriringan kembali ke kompleks sekolah.

Categories: Kegiatan | Tinggalkan komentar

Field Trip SMP IT Masjid Syuhada di Kompleks Tebing Breksi


Pada dasarnya, cakupan sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran sangat luas. Sumber belajar tidak hanya terangkum dalam buku-buku tekstual, melainkan juga lingkungan di sekitar kita. Luasnya sumber belajar yang berasal dari lingkungan sekitar mengharuskan kegiatan pembelajaran dikemas secara lebih kontekstual sehingga peserta didik dapat lebih memahami dan mengkaitkan materi belajar dengan kondisi di lingkungan sekitarnya. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengakomodasi hal tersebut adalah melalui pembelajaran di luar kelas.

Selasa 26 Februari 2018 kemarin, SMP IT Masjid Syuhada mengadakan kegiatan pembelajaran di luar kelas (field trip) dengan destinasi kawasan wisata Tebing Breksi, di Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Kegiatan tersebut diikuti oleh segenap siswa kelas VII dan kelas VIII.

Kawasan Tebing Breksi dipilih karena objek tersebut memiliki kekayaan informasi yang bisa dikaji dari berbagai bidang keilmuan. Apalagi, sebelum dikembangkan menjadi kawasan wisata, kawasan tesebut merupakan kompleks pertambangan. Dinamika perubahan dari komplek pertambangan menjadi kompleks wisata di Tebing Breksi ini mengakibatkan berbagai perubahan di masyarakat seperti perubahan sosial budaya, perubahan tata ruang, serta perubahan penggunaan lahan. Hal itulah yang membuat kompleks Tebing Breksi ini menarik untuk dikaji secara lebih mendalam.

Selama mengikuti field trip, para siswa diberi tugas untuk mengumpulkan informasi secara langsung tentang seluk-beluk kawasan Tebing Breksi untuk kemudian dipakai sebagai bahan mengerjakan lembar kerja siswa. Untuk siswa kelas VII, lembar kerja siswa lebih berfokus pada kajian IPS, sedangkan lembar kerja siswa kelas VIII lebih berfokus pada kajian Bahasa Indonesia.

Meski cuaca di lokasi Tebing Breksi cukup terik, para siswa tetap antusias mengikuti rangkaian kegiatan di sana. Seorang pemandu wisata membersamai para siswa selama mengikuti kegiatan field trip tersebut. Dari pemandu wisata inilah para siswa dapat bertanya atau mengumpulkan informasi lebih jauh tentang kawasan wisata Tebing Breksi.

Kegiatan field trip ini berlangsung hingga tengah hari, sekitar pukul 13.00. Setelahnya, para siswa SMP IT Masjid Syuhada tiba kembali ke sekolah pukul 14.00.

Categories: Kegiatan | Tinggalkan komentar