Perkemahan Penggalang SMP IT Masjid Syuhada Tahun 2017


IMG_20170506_132339

Dalam rangka mengevaluasi dan mensukseskan program kerja ekstrakulikuler wajib Pramuka, pada hari Jumat-Minggu kemarin (5-7 Mei 2017), SMP IT Masjid Syuhada mengadakan Perkemahan Penggalang di Karang Asri Adventure Service. Lokasi perkemahan masih tergabung dalam kompleks Desa Wisata Karanggeneng, tepatnya di daerah Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Sleman.

Perkemahan penggalang ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII dan perwakilan kelas VIII yang tergabung dalam OSIS. Tak ketinggalan, para Bapak/Ibu guru dan staf tata usaha serta segenap pelatih Pramuka SMP IT Masjid Syuhada juga turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung tiga hari dua malam itu.

Jumat, 5 Mei 2017

Acara hari pertama diisi dengan kegiatan pendirian tenda dan upacara pembukaan. Dalam sambutannya, Kak Meilani Noor K selaku Dewan Pembina Pramuka SMP IT Masjid Syuhada menyampaikan harapannya agar acara perkemahan dapat berjalan lancar. Para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib dan gembira.

photo_2017-05-10_23-44-15

Para peserta perkemahan sedang mendirikan tenda regu masing-masing

Menjelang sore, kegiatan perkemahan sempat terkendala hujan. Beruntung, hujan turun tidak terlalu lama sehingga kegiatan berikutnya dapat berjalan lancar. Kegiatan perkemahan setelahnya diisi dengan aktivitas dalam regu. Dalam sesi ini, para peserta diminta untuk menyelesaikan berbagai tugas beregu yang berkaitan dengan pengetahuan umum dan pengetahuan dasar kepramukaan.

Sabtu, 6 Mei 2017

Pada hari Sabtu, kegiatan perkemahan difokuskan pada kegiatan lapangan (outdoor). Kegiatan pertama yang harus dilakukan para peserta adalah lomba membuat siomay. Dalam kegiatan ini, setiap regu diminta membuat kreasi siomay dari bahan-bahan yang telah disediakan. Bagi peserta putri, kegiatan memasak siomay ini terbilang mudah. Berbeda dengan para peserta putra yang sebagian di antaranya tampak kewalahan karena belum terbiasa memasak. Meski begitu, hasil akhir siomay-siomay buatan para peserta terbilang unik dan kreatif. Begitu juga dengan cita rasa dan cara penyajiannya yang cukup beragam.

IMG_20170506_144440

Usai masak-memasak dan sholat Dzuhur, kegiatan perkemahan dilanjutkan dengan jelajah alam. Dalam kegiatan ini, para peserta didampingi kakak-kakak pembina berjalan menyusuri areal persawahan dan sungai di sekitar lokasi perkemahan. Para peserta terlihat menikmati jelajah alam ini. Beberapa siswa terbawa suasana gembira dan tak ragu bermain air dengan teman-temannya.

IMG_20170506_152718

Kegiatan sore itu ditutup dengan outbond. Beragam fasiltias outbond tersedia di lokasi perkemahan. Di sela-sela outbond, para peserta juga tampak antusias mengikuti kegiatan “berburu” ikan. Sejumlah ikan dimasukkan ke dalam kolam yang ada di lokasi perkemahan. Setelah itu, para peserta dipersilahkan menangkap ikan-ikan itu. Para peserta semakin bersemangat karena setiap ikan yang berhasil ditangkap menjadi hak peserta. Usai berpeluh-peluh menangkap ikan, para peserta memasak ikan-ikan tersebut untuk hidangan makan malam bersama regunya masing-masing.

IMG_20170506_153511.jpg

Malamnya, kegiatan perkemahan dilanjutkan dengan menyalakan api unggun. Dalam kegiatan ini, para peserta turut ambil bagian dalam pentas seni. Bermacam-macam pentas seni dibawakan oleh para peserta. Ada yang membacakan puisi, bermain sulap, sampai melakukan pertunjukan melawak tunggal. Kegiatan malam itu sendiri berjalan lancar dan tidak terkendala cuaca seperti pada hari pertama.

Minggu, 7 Mei 2017

Minggu (7/5), hari terakhir perkemahan diisi dengan permainan tradisional. Dalam kegiatan ini, disediakan berbagai wahana permainan tradisional seperti gobag sodor, lempar sandal, benthik, dan sejenisnya. Meski tampak sederhana, acara ini mengusung pesan untuk melestarikan permainan tradisional. Apalagi, di tengah arus budaya global seperti saat ini di mana eksistensi permainan tradisional semakin tergerus. Selain itu, pesan lain yang ingin disampaikan adalah pemahaman bahwa “bermain itu tidak harus mahal”. Dengan permainan tradisional, sesuatu yang menyenangkan bisa kita ciptakan melalui alat dan bahan yang sederhana di sekitar kita.

Seusai permainan tradisional, acara dilanjutkan dengan bersih-bersih tenda dan upacara penutupan. Selepas Dzuhur, kegiatan perkemahan penggalang berakhir. Para peserta pun berkemas dan bergegas kembali menuju sekolah dengan segudang kesan dan kisah yang menanti untuk diceritakan.

Iklan
Categories: Kegiatan | Tinggalkan komentar

Pengumuman PPDB Gelombang II Bulan April 2017 Tahun Ajaran 2017/2018


Berikut ini daftar nama siswa yang dinyatakan telah DITERIMA dalam PPDB gelombang II di SMP IT Masjid Syuhada (bulan April 2017):

ppdb gel II april_pa pi

Kelas Putra dan Kelas Putri

(*) Informasi PPDB gelombang sebelumnya bisa dilihat di link-link berikut ini:

Categories: Informasi Pendidikan | Tinggalkan komentar

Malam Taqarrub SMP IT Masjid Syuhada Mantapkan Siswa Kelas 9 Hadapi UNBK 2017


malam taqarub 00Dalam perjalanan hidup ini, sesungguhnya manusia amat bergantung pada Allah SWT. Karena itu, tidak ada alasan bagi manusia untuk bersikap sungkan apalagi enggan meminta pertolongan pada Penciptanya. Allah adalah Dzat yang menguasai segala sesuatu. Sebagai umat Islam, kita pun disyariatkan untuk senantiasa berdoa, memohon ampun kepada Allah SWT, berikhtiar dan bertawakal demi mencapai segala cita-cita.

Demikian salah satu isi tausiyah yang dibawakan oleh Ustadz Ismail di hadapan para siswa kelas 9 SMP IT Masjid Syuhada dalam acara malam taqarrub dan doa bersama jelang Ujian Nasional 2017 (Sabtu, 29/4). Malam taqarrub merupakan agenda tahunan SMP IT Masjid Syuhada yang dikhususkan untuk siswa kelas 9, sebagai bentuk dukungan moril agar para siswa lebih mantap menghadapi Ujian Nasional. Acara tersebut dilangsungkan di ruang utama kompleks Masjid Syuhada. Dalam acara tersebut, para orangtua siswa juga turut berpartisipasi mendampingi putra-putrinya.

Malam taqarrub sendiri merupakan lanjutan dari program kegiatan tim sukses UNBK 2017. Sebelumnya, para siswa sudah mengikuti kegiatan pendalaman materi intensif (PIJAR) di Kaliurang selama 3 hari, mulai dari Rabu-Jumat (26-28 April 2017).

Acara malam taqarrub dimulai dengan sholat Isya berjamaah, yang dilanjutkan dengan pengarahan dan pembukaan yang dipandu oleh Bapak Arif Taba Nasuha. Pada kesempatan kali ini, kepala SMP IT Masjid Syuhada, Bapak Dwi Purnomo, dalam sambutannya mengutarakan beberapa hal teknis terkait pelaksanaan Ujian Nasional. Tahun ini, Ujian Nasional diselenggarakan dengan sistem berbasis komputer (UNBK) dan dilaksanakan pada tanggal 2, 3, 4, dan 8 Mei 2017. Bapak Dwi Purnomo berpesan pada segenap siswa untuk tetap semangat belajar dan berupaya meraih hasil terbaik, dengan tetap bertawakal memasrahkan hasil akhir pada Allah SWT.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat hajat berjama’ah yang diimami oleh Ustadz Ismail. Seusai sholat, Ustadz Ismail memberikan tausiyah di hadapan para siswa, guru, dan orangtua siswa. Pada saat pemberian tausiyah, para siswa tampak antusias menyimak tiap-tiap nasehat dan kata-kata motivasi dari Ustadz Ismail. Ustadz Ismail berpesan agar kita tidak pernah ragu untuk meminta pertolongan pada Allah SWT. Betapapun banyaknya permintaan kita, jika Allah berkenan, maka akan dikabulkan. Karena itu, kita diperintahkan untuk memperbanyak istighfar, memohon ampun kepada Allah, serta memohon maaf kepada orang lain, terkhusus pada kedua orangtua kita.

Ustadz Ismail juga menegaskan pentingnya berdoa di sepertiga malam terakhir sebagai salah satu waktu yang paling mustajab untuk berdoa. Pada waktu itu, Allah SWT turun ke bumi, dan sebagaimana diungkapkan dalam hadis barangsiapa yang berdoa memohon kepada Allah pada saat itu, maka permohonannya akan diperkenankan. Begitu pula jika kita meminta ampunan pada Allah di sepertiga malam terakhir, maka dosa-dosa kita insya Allah akan diampuni-Nya. Tak lupa, Ustadz Ismail juga mengulang-ulang kalimat-kalimat motivasi, khususnya unutk siswa kelas 9 agar selalu gigih dalam berikhtiar dan bertawakal kepada Allah SWT.

malam taqarub 1

Setelah tausiyah, para siswa kelas 9 mendatangi orangtua masing-masing untuk meminta maaf dan doa restu demi kelancaran ujian. Selain orangtua, para siswa juga meminta maaf serta mohon doa restu pada segenap Bapak/Ibu guru yang hadir di acara tersebut. Pada sesi ini, suasana malam taqarrub berubah menjadi haru. Beberapa siswa tampak menitikkan air mata saat meminta maaf dan meminta doa restu dari kedua orangtua serta Bapak/Ibu guru. Sebagian siswa putri juga tampak emosional sambil berpelukan erat dengan rekan sebayanya mengingat UNBK merupakan ujian terakhir bagi mereka setelah kurang lebih 3 tahun bersama-sama menempuh proses pembelajaran di SMP IT Masjid Syuhada.

Bagi para siswa kelas 9, UNBK tidak hanya sekedar alat pengukur prestasi belajar dan standar kelulusan. Lebih dari itu, UNBK juga turut berpengaruh pada prospek jenjang sekolah berikutnya. Tentu saja para siswa sangat berharap bisa meraih nilai yang maksimal sehingga memperbesar peluang mereka untuk diterima di SMA/SMK impiannya. Karena itu, dukungan moril dari para orangtua dan segenap guru dalam acara malam taqarrub ini dirasa sangat penting untuk mendongkrak semangat, motivasi, optimisme, serta kepercayaan diri para siswa.

Semoga UNBK tahun 2017 dapat berjalan dengan lancar. Dan terkhusus pada siswa kelas 9, semoga kalian semua dapat mengikuti UNBK dengan baik, lancar, dan sukses meraih hasil yang memuaskan untuk kemudian diterima di SMA/SMK favorit yang kalian idam-idamkan. Allahumma aamiin…

malam taqarub 2

Categories: Kegiatan | Tinggalkan komentar